|
Setiap tahun sekali kita telah memperingati Hari Raya Kurban, bahkan sudah beribu tahun umat Islam diberbagai belahan dunia telah merayakan Hari Raya Kurban. Tetapi, cobalah kita lihat sejenak, adakah dampak dari Hari Raya Kurban ini melekat di dalam hati setiap jiwa dari kita? Ataukah hanya sebatas rutinitas tahunan saja? Sebagaimana ibadah haji, Hari Raya Kurban sangat erat kaitannya dengan dengan ajaran-ajaran yang dibawa oleh nabi Ibrahim a.s. Karena kesabaran dan keikhlasannya dalam menghadapi ujian hidup. Itulah juga mengapa beliau diangkat oleh Allah sebagai “kholilullah”, nabi kesayangan Allah. Umat dari tiga agama samawi yang bermukim di Yerusalem seperti; Islam, Nasrani dan Yahudi, kesemuanya mengakui keagungan akhlak beliau dan ajaran serta risalah yang dibawanya. Beliaulah bapak tiga agama monotheisme itu. Bahkan, konon di dalam kitab suci agama Hindu sosok nabi Ibrahim dikenal dengan sebutan nama Brahma. Begitu sentralnya peran nabi Ibrahim dalam mengemban misi ajaran agama tauhid yang begitu agung ini, sehingga kehadiran Rasulullah SAW di pentas bumi inipun tidak lain hanya untuk mengikuti, meneruskan serta memurnikan kembali ajaran dari nabi Ibrahim yang lurus (hanif). Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik.” (Q.S Al-An’aam [6]: 161).
Kepala SMK 1 Solok Bapak Zuhilmi,S.Pd MM menyampaikan, di dalam pelaksanaan kurban di Sekolah kita ini pesertanya sebanyak 49 orang,,,mudah-mudahan tuk tahun berikutnya bertambah... pada tahun ini kita menyembelih sapi di sekolah kita ini sebanyak 7 ekor..sementara daging korban kita bagi-bagikan kepada siswa, guru dan masyarakat sekitar SMK 1 Solok dan masyarakat yang betul-betul membutuhkan..sekali lagi terima kasih kepada Teman-teman yang telah melaksanakan kurban di Sekolah kita ini, dan mudah-mudahan amal dan perbuatan kita di terima oleh Allah SWT hendaknya. amin.." berkurbanlah kapan saja, tidak terpaku hari raya sekarang. tidak terpaku dengan hanya memotong hewan berkaki empat saja. tidak terpaku dengan jumlah nominalnya berapa saja. dan berikanlah kepada hanya orang-orang yang membutuhkan, bukan kepada orang-orang bersorban yang biasanya mendapatkan bagian kepala. Selamat hari raya idul adha… |